Mental health

Mental health kini sudah tidak tabu dibicarakan secara umum. Namun, sampai saat ini masih banyak orang yang belum begitu peduli dengan kesehatan mental. Padahal, kesehatan mental tidak kalah penting dengan kesehatan fisik.

Setiap 10 Oktober, kita memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) untuk meningkatkan kepedulian serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa.

Banyak penderita dengan gangguan mental yang malu untuk menceritakan masalah yang dialaminya karena takut mendapat stigma negative dari masyarakat. Terkadang stigma “mencari perhatian”, “dianggap gila”, “pansos”, dan lain-lain membuat penderita gangguan mental pun memilih untuk tidak bercerita kepada siapa pun.

1. Kendal Jenner

Kendal Jenner

NEW YORK, NEW YORK – SEPTEMBER 13: Kendall Jenner attends The 2021 Met Gala Celebrating In America: A Lexicon Of Fashion at Metropolitan Museum of Art on September 13, 2021 in New York City. (Photo by Jeff Kravitz/FilmMagic)

Kendall Jenner mengaku bahwa dia menderita gangguan kecemasan sejak dia masih kecil. Dia mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan salah satu dampak dari popularitasnya.

Kendal Jenner pernah berkata “Saya pernah mengalami saat-saat di mana saya merasa perlu dilarikan ke rumah sakit karena saya pikir jantung saya berdebar-debar dan saya tidak bisa bernapas dan saya membutuhkan seseorang untuk membantu saya, kadang-kadang saya merasa sedang sekarat.”

Selain sesak napas, Kendall mengatakan bahwa dia sering merasa anggota tubuhnya mati rasa. Saking tidak dapat dikontrol, Kendall merasa dirinya sekarat dan ingin dilarikan ke rumah sakit.

2. Lady Gaga

Lady Gaga

Lady Gaga mengaku mengalami psychotic break akut pasca jadi korban perkosaan oleh salah satu produser musik. Psychotic break adalah pemutusan kondisi psikologis dari kenyataan. Gangguan ini termasuk bagian dari psikosis. Penyebabnya bisa jadi karena pengaruh genetika, kejadian traumatis, penggunaan zat dan obat terlarang, cedera, atau kondisi kesehatan mental lainnya

Kondisi ini membuat Lady Gaga tidak dapat hidup normal dan mengganggunya hingga saat ini. Penyanyi papan atas ini mengatakan ia kadang merasakan kesakitan di sekujur tubuhnya selama berminggu-minggu.

Lady Gaga juga didiagnosa menderita PTSD (post-traumatic stress disorder) setelah mengalami ‘total psychotic break’ selama beberapa tahun.

3. Suga BTS

Suga BTS

Suga merupakan salah satu member boyband Korea BTS, ia mengaku bahwa dirinya mengidap depresi. Suga BTS juga mengatakan bahwa depresinya itu kerap muncul dari waktu ke waktu.

Dia mengatakan “Saya merasa nyaman dan merasa lebih baik sekarang. Tetapi emosi negatif semacam itu datang dan pergi. Jadi ini hampir seperti cuaca dingin. Ini mungkin kembali dalam siklus lebih dari satu setengah tahun.”
Member BTS ini senang mengekspresikan ceritanya dalam karya, seperti yang dituangkan ke dalam karya solonya sebagai Agust D, pada lagunya “The Last,”. Lirik lagi tersebut menceritakan tentang perjuangannya dengan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD), kecemasan sosial, dan depresi.

Pengidap OCD memiliki pikiran dan dorongan yang tidak dapat dikendalikan dan berulang (obsesi), serta perilaku (paksaan) kompulsif.

4. IU

IU

Artis Korea Lee Ji-eun atau lebih akrab dengan panggilan IU mengaku memiliki gangguan mental. Ia mengaku mengidap bulimia atau salah satu gangguan makan setelah mengalami kecemasan, meragukan dan membenci dirinya sendiri, serta takut popularitasnya hilang. IU juga mengatakan ia hanya akan makan, memuntahkannya, kemudian tertidur.

5. Aliando

aliando

Aliando Syarief menceritakan soal perjuangannya melawan gangguan mental, OCD ekstrem selama dua tahun. Semuanya berawal saat Aliando terkena gangguan OCD ditambah vonis positif Covid-19. Kondisi ini membuat Aliando depresi berat.

Sebelumnya, Aliando Syarief yang jarang muncul ke publik tiba-tiba membuat siaran langsung di Instagram. Ia mengatakan mengalami gangguan mental, OCD ekstrem sejak akhir 2019. Karena alasan itulah pemain sinetron ini vakum dari panggung hiburan dan fokus pemulihan diri dari OCD.